breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
S1 Perpajakan di Era Coretax: Skill Apa yang Dibutuhkan Dunia Kerja?
S1 Perpajakan kini semakin dekat dengan teknologi, data, dan regulasi baru. Kenali skill yang dibutuhkan dunia kerja dan peluang kariernya di era Coretax.
Kalau kamu mengira S1 Perpajakan hanya belajar menghitung pajak dan menghafal aturan, ternyata tidak sesederhana itu. Dunia perpajakan terus berubah karena teknologi, regulasi baru, dan cara perusahaan menjalankan bisnis juga ikut berkembang.
Salah satu perubahan yang sekarang perlu dikenal adalah Coretax DJP, sistem administrasi perpajakan yang mengintegrasikan berbagai proses perpajakan dalam satu sistem. Perubahan ini ikut membuat pekerjaan di bidang pajak semakin dekat dengan data dan teknologi.
Dunia Perpajakan Sekarang Makin Digital
Urusan pajak semakin banyak dilakukan melalui sistem digital. Coretax DJP menjadi bagian dari modernisasi administrasi perpajakan, termasuk untuk proses pendaftaran, pelaporan, pembayaran, pemeriksaan, hingga penagihan.
Buat mahasiswa S1 Perpajakan, hal ini berarti ada skill baru yang sebaiknya mulai dipelajari. Bukan hanya memahami aturan pajak, tetapi juga terbiasa mengolah data dan menggunakan sistem digital untuk menyelesaikan pekerjaan.
Baca juga: Perkiraan Biaya Hidup Mahasiswa di Semarang untuk Pekerja Akuntansi
S1 Perpajakan Tidak Cuma Soal Berhitung
Kemampuan dalam berhitung memang tetap menjadi dasa ketika menjalani kuliah S1 Perpajakan. Namun, ketika masuk dunia kerja, kamu juga perlu memahami transaksi bisnis, aturan baru yang berlaku, data perusahaan, dan risiko jika kewajiban pajak tidak dijalankan dengan benar.
Misalnya, ketika sebuah perusahaan melakukan transaksi tertentu, tenaga pajak perlu memahami transaksi tersebut terlebih dahulu sebelum menentukan pencatatan pajak. Jadi, kemampuan membaca situasi dan menganalisis masalah sama pentingnya dengan kemampuan berhitung.
Skill Digital yang Perlu Mulai Dipelajari
Kalau kamu berencana mengambil S1 Perpajakan, beberapa skill berikut bisa mulai dibangun sejak kuliah:
- Excel atau spreadsheet: berguna untuk mengolah data transaksi, membuat perhitungan, dan menyusun laporan.
- Analisis data: membantu menemukan pola, kesalahan, atau informasi penting dari data perpajakan.
- Sistem perpajakan digital: memahami bagaimana proses administrasi pajak dilakukan melalui platform digital.
- Pemahaman bisnis: mengetahui hubungan antara kegiatan perusahaan dan kewajiban perpajakannya.
- Problem solving: mampu mencari penyebab masalah dan menentukan langkah yang sesuai berdasarkan aturan.
Jadi, semakin terbiasa dengan angka, data, teknologi, dan aturan, semakin banyak bekal yang bisa kamu bawa ketika masuk dunia kerja.
Baca juga: Peluang Kerja Setelah Lulus S1 Psikologi: Pengembangan SDM
Pajak Sekarang Juga Berkaitan dengan Bisnis Global
Perusahaan yang menjalankan bisnis lintas negara menghadapi persoalan pajak yang lebih kompleks. Salah satunya adalah Global Minimum Tax yang menerapkan tarif pajak efektif minimum 15% bagi grup perusahaan multinasional yang memenuhi cakupan ketentuan tersebut.
Bagi mahasiswa perpajakan, perkembangan ini menunjukkan bahwa pilihan bidang yang bisa dipelajari tidak hanya pajak dalam negeri. Perpajakan internasional juga dapat menjadi salah satu bidang yang menarik jika kamu ingin berkarier di perusahaan yang memiliki aktivitas bisnis lintas negara.
Aturan Pajak UMKM Juga Bisa Berubah
Perubahan regulasi juga terjadi pada sektor usaha kecil dan menengah. PP Nomor 20 Tahun 2026 mengatur kembali ketentuan PPh Final bagi wajib pajak yang memenuhi kriteria UMKM, termasuk penggunaan tarif 0,5% dalam kondisi yang ditentukan.
Hal seperti ini menjadi alasan mengapa orang yang bekerja di bidang pajak harus terbiasa mengikuti perkembangan aturan. Aturan bisa berubah, dan cara menerapkannya juga perlu dipahami dengan tepat.
Lulusan S1 Perpajakan Bisa Kerja sebagai Apa?
Setelah lulus, kamu tidak harus terpaku pada satu jenis pekerjaan. Beberapa pilihan karier yang bisa dipertimbangkan antara lain:
- Tax Staff
- Tax Analyst
- Tax Consultant
- Tax Compliance
- Tax Specialist
- Tax Advisor
- Accounting and Tax Staff
- Auditor, sesuai kualifikasi dan jalur profesi
- Bidang perpajakan di instansi pemerintah, melalui jalur dan persyaratan yang berlaku.
Pilihan tersebut bisa berkembang seiring pengalaman dan bidang yang kamu pilih. Ada yang lebih suka mengurus kepatuhan pajak, ada yang tertarik pada konsultasi, sementara yang lain memilih mendalami pajak perusahaan atau perpajakan internasional.
Baca juga: S1 Sastra Inggris: Lebih Banyak Teori atau Praktik?
Sertifikasi Bisa Menambah Bekal Karier
Gelar S1 menjadi dasar pendidikan, tetapi kamu juga bisa menambah kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi yang relevan. Brevet Pajak, misalnya, dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperdalam pemahaman praktik perpajakan.
Jika nantinya ingin masuk ke jalur konsultan pajak, kamu juga perlu memahami persyaratan dan sertifikasi profesi yang berlaku. Jadi, sejak kuliah kamu sudah bisa mulai memikirkan bidang pajak mana yang ingin ditekuni.
S1 Perpajakan Bisa Kuliah Sambil Kerja di UNAKI
Universitas AKI Semarang atau UNAKI merupakan perguruan tinggi swasta di Semarang yang mengembangkan pendidikan di bidang teknologi, bisnis, bahasa, psikologi, dan bidang lain yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan semangat “IKI IKA”, UNAKI mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi, kreatif, berintegritas, dan mengembangkan kapasitasnya.
Bagi pekerja yang ingin kuliah S1 Perpajakan sambil tetap bekerja, UNAKI menyediakan Program Perkuliahan Karyawan (P2K) dengan sistem yang lebih fleksibel. Pilihan ini memungkinkan mahasiswa tetap menjalankan pekerjaan sambil memperdalam pengetahuan perpajakan, mengikuti perkembangan teknologi pajak, dan membangun kompetensi untuk mendukung pengembangan karier.
Saatnya Mulai Kuliah S1 Perpajakan di UNAKI
Cari informasi lengkap mengenai program, perkuliahan, dan pendaftaran melalui kelaskaryawan.id dan unaki-semarang.id. Ikuti juga Instagram UNAKI dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk mendapatkan informasi terbaru seputar perkuliahan dan program kampus.
Siap melanjutkan pendidikan S1 Perpajakan sambil mengembangkan karier? Daftar sekarang secara online dan mulai langkahmu bersama UNAKI. Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus UNAKI • Jl. Imam Bonjol 15-17, Semarang ,Jawa Tengah 50139
Tagged (Tags) :
© 2026 Universitas AKI Semarang. All rights reserved.
UNAKI